Plt. Dirjen Dikti, Prof. Nizam: Undana Harus Berani Berubah

Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, saat ini dituntut agar siap berubah, seiring perkembangan zaman. Hal ini karena saat ini pembelajaran bisa dilakukan di mana saja oleh mahasiswa. Selain itu, munculnya isu kelangkaan pangan hingga keterbatasan lapangan kerja harus menjadi pemicu sebuah PT harus berubah. Termasuk Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya bersaing di dunia kerja dan industri (Dudi), namun bisa menciptakan lapangan kerja.

Demikian sari pendapat Plt. Dirjen Dikti, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D., IPU, Asean Eng ketika memberikan arahan pada pertemuannya dengan Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sci dalam kunjungannya ke Undana, Selasa (19/7/2022) sore.

Plt. Dirjen Dikti Prof. Nizam berdiskusi dengan Rektor Undana, Dr. Maxs U. E. Sanam, dan Rektor Unimor, Dr. Ir. Stefanus Sio, MP di Ruang VIP, sesaat setelah tiba di Bandara El Tari Kupang, Selasa (17/07/2022) siang.

Salah satu perubahan mendasar yang harus dilakukan dunia PT, adalah pembelajaran saat ini, harus sesuai dengan kebutuhan pasar atau dunia kerja. “Dunia pendidikan tinggi harus berubah. Jangan menjadi kampus yang hanya berjuang untuk mencetak ijazah bagi mahasiswa, namun itu tidak menjamin mereka, suatu saat ketika mereka berada di tengah masyarakat,” tandas Prof. Nizam.

Di hadapan para pimpinan Undana, ia meminta dengan hadirnya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), harus menjadi pemicu bagi dunia PT, agar membimbing dan mendidik mahasiswa di Dudi, pemerintahan, bahkan di tengah masyarakat.

Prof. Nizam pada kesempatan itu menyampaikan sejumlah hal, termasuk dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ), yang saat ini ingin dilakukan Undana. Menurutnya, hal utama yang harus dilakukan Undana melalui PJJ adalah melahirkan lulusan yang berkualitas, bukan sekadar memberi ijazah atau gelar. Karena itu, ke depan, dirinya berjanji selain ijazah, Kemendikbudristek juga akan meminta PT untuk menerbitkan surat keterangan pendamping ijazah (SKPI).

“Jika kampus hanya jadi produsen ijazah, maka suatu saat kampus akan menjadi museum,” tandas Prof. Nizam,” ujar Plt. Dirjen Dikti. “PT jangan memberikan ijazah tanpa makna, tetapi ke depan harus ada surat keterangan pendamping ijazah,” ujarnya sembari meminta PT harus siap berinteraksi dengan pihak internal maupun eksternal, mulai dari Prodi, kabupaten/kota, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), maupun DUDI untuk menghasilkan lulusan yang tidak saja bersaing, namun bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

Tampak WR II Ir. Jalaludin, M.Si, WR IV, Dr Jefri S. Bale, Direktur PPs, Prof. Felix Tans dan Dekan FKIP, Dr. Melkisedek Taneo ketika berdislkusi dengan Dirjen Dikti, Prof. Nizam di Aula Rektorat, Selasa (19/7/2022) sore

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc menambahkan bahwa transformasi pembelajaran saat ini mengharuskan PT untuk berubah, terutama dalam pembelajaran, pengajaran dan penelitian. Bagi mahasiswa, jelas Rektor, program MBKM saat ini, para mahasiswa bisa melakukan pembelajaran, tidak hanya di kelas, laboratorium atau perpustakaan, tetapi bisa belajar di luar kampus, terutama di DUDI, pemerintahan maupun di tengah masyarakat.

Dengan demikian, mahasiswa bisa antara teori dan praktik. Rektor pada kesempatan itu menjelaskan, kondisi eksisting Undana, terutama tenaga pengajar, mahasiswa maupun jumlah guru besar saat ini. Dengan kehadiran Plt. Dirjen Dikti, Rektor berharap bisa meningkatkan semangat civitas akademika dalam melaksanakan tri dharma PT.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Rektor (WR) Rektor Universitas Timor, Dr. Ir. Stefanus Sio, MP yang sebelumnya bersama Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc menjemput kedatangan Dirjen Dikti, Prof. Nizam beserta istri dan rombongan di Bandara Internasional El. Tari.

Hadir pula Wakil Rektor (WR) Bidang Akademik, Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si, WR II Bidang Umum dan Keuangan, Ir. Jalaludin, M. Si, WR III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc, IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistim Informasi, Dr. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, serta sejumlah pimpinan fakultas, program pasca sarjana, dan lembaga. (rfl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »